• Sabtu, 22 Januari 2022

Seorang Pria di Kecamatan Cikalong Tewas Diduga Akibat Dianiaya ,Mengunakan Benda Tumpul

- Selasa, 30 November 2021 | 21:53 WIB
Mayat korban  Uci Sanusi Pane (50) warga Desa Panyiaran Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya.( Foto.Dok.Humas Polres Tasikmalaya)
Mayat korban Uci Sanusi Pane (50) warga Desa Panyiaran Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya.( Foto.Dok.Humas Polres Tasikmalaya)

TASIKMALAYA,FORMAS.CO.ID-Seorang pria di Kecamatan Cikalong, tewas usai dianiyaya warga, Selasa (30/11/2021).Korban tersebut bernama Uci Sanusi Pane (50) warga Desa Panyiaran Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya. Korban tewas dengan luka dibagian kepala di duga akibat di hantaman benda tumpul.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono membenarkan ada kejadian penganiyayaan yang menyebabkan korban tewas.Kejadian pada saat itu korban sedang mendatangi perkampungan untuk mencari perempuan bernama Sunarti, dia diduga berkunjung karena menyukai Sunarti.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Ciamis Raih Penghargaan BI , Memperluas Elektronifikasi dan Digitalisasi Ekonomi

"Namun sesampainya di lokasi korban tidak mengetahui letak rumah Sunarti dan akhirnya bertanya kepada Topa (33) salah satu anggota Karangtaruna setempat,"ucap AKBP Rimsyahtono

Lanjut Rimsyahtono,Topa pun mengantarkan korban ke rumah Sunarti, tapi saat itu Sunarti tidak ada ditempat. Korban mengamuk dan berteriak-teriak mengancam akan membakar rumah Sunarti jika orang yang ditujunya tidak ditemukan malam itu.

“Sampai dirumah, Sunarti itu tidak ada di rumahnya dan korban mengira disembunyikan oleh warga masyarakat. Makanya dia mengamuk marah marah ancam warga,” katanya

Baca Juga: Ratusan Masyarakat Tergabung Dalam Forum Masyarakat Tanjungjaya Bersatu, Melakukan Aksi Audensi

Dikatakan Rimsyahtono, aksi onar korban sempat berupaya direlai anggota Linmas bernama marimun , bukan tenang korban yang dalam pengaruh alkohol justru menganiaya linmas serta merusak kendaraan marimun.Korban juga memukul Topa Ketua Karang Taruna dengan menggunakan balok.

“Korban tidak bisa ditenangkan malah nantang-nantang warga masyarakat setempat dan malah menyerang warga masyarakat yang menenangkannya. Utamanya dia malah ancam mau rusak rumah,” ujarnya.

"Aksi penganiayaan akhirnya dilakukan oleh warga kerena merasa kesal dengan perbuatan korban, para pelaku penganiaya tengah diburu polisi. "Dan korban langsung dibawa pihak kepolisian ke RSUD Dokter Sukarjo Tasikmalaya untuk jalani Otopsi," pungkasnya Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono.

Halaman:

Editor: Ade Anton Sulistyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X