• Senin, 8 Agustus 2022

Gelar Audensi,Puluhan Warga Masyarakat Desa Margamulya Terkait Diduga Pemdes Tidak Transparansi

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 07:55 WIB
Kepala Desa Margamulya Acep Kadarisman,didampingi Camat Sukaresik,Kapolsek Sukaresik dan Danramil Pagereageung.(Foto.Anton/Formas.co.id)
Kepala Desa Margamulya Acep Kadarisman,didampingi Camat Sukaresik,Kapolsek Sukaresik dan Danramil Pagereageung.(Foto.Anton/Formas.co.id)

TASIKMALAYA,FORMAS.CO.ID-Puluhan warga masyarakat Desa Margamulya Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat,menggelar audensi terkait diduga tidak transparansi Pemerintah Desa Margamulya, bertempat di Gedung Olahraga (GOR),Rabu (03/08/2022)

Kegiatan audensi tersebut dihadiri Kepala Desa Margamulya,Camat Sukaresik, Danramil Pagerageung, Kapolsek Sukaresik, Personil pengamanan Polsek Sukaresik dan Koramil serta dibantu anggota dari beberapa Polsek.

Kordinator audensi Endang, mengatakan kedatangannya untuk menyampaikan sebagai warga masyarakat kepada pemerintahan desanya terkait transparansi.

Baca Juga: Polres Tasikmalaya Kota, Gelar Tradisi Kesatuan Pembaretan Bintara Remaja

"Berbagai hal program kegiatan pemerintahan, dan hasil usaha yang dikelola pemerintah desa,"ujar Endang kepada wartawan usai audensi.

Menurutnya,yang dipertanyakan diantaranya progres realisasi dana desa, pembangunan Embung yang menyisakan permasalahan utang material dan upah kerja masyarakat yang belum dibayar, progres kegiatan pembangunan Posyandu yang dianggap mereka tidak tuntas.

"Dan soal kejelasan sewa lahan Desa yang disewakan kepada pihak ketiga baik dari sisi hasil sewa terutama soal dasar kebijakan bangunan permanen yang didirikan pihak ketiga diatas lahan Desa Margamulya," ungkapnya Endang.

Sementara itu,ditempat sama Kepala Desa Margamulya, Acep Kadarisman, S.Pd,mengungkapkan,realisasi dana desa diakuinya tidak seratus persen kepada fisik, selain memang dana desa agak tersendat, refokusing anggaran dengan adanya Pandemi Covid-19 menjadi faktor penyebab.Karena realisasi sebagai besar kepada bantuan sosial langsung dan penanganan Pandemi.

“Dana Desa tiap tahunnya di serap, namun tahun-tahun kebelakang konsentrasinya kepada bantuan sosial dan penanganan pandemi serta pengadaan Prokes Covid-19,”ucapnya.

Halaman:

Editor: Ade Anton Sulistyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X