• Senin, 23 Mei 2022

Kadiskomimfo Kota Bandung, Sangsi Viral Pelanggar Ketertiban Supaya Efek Jera

- Kamis, 20 Januari 2022 | 17:54 WIB
Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana (kanan) dan jajaran saat berbicara pelanggar akan diviralkan sebagai efek jera, Selasa (18/1/2022)./Foto : Humas Kota Bandung.
Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana (kanan) dan jajaran saat berbicara pelanggar akan diviralkan sebagai efek jera, Selasa (18/1/2022)./Foto : Humas Kota Bandung.

BANDUNG, FORMAS.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan rasa aman dan tertib tetap terjaga,bagi warga masyarakat Kota Bandung. Pemkot Bandung, menyiapkan sejumlah sanksi dan aturan siapapun yang berani melanggar akan ditindak.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana mengatakan, melanggar yang akan diberikan itu akan diviralkan. “Ya, akan diviralkan sebagai efek jera,” tegasnya dalam acara Bandung Menjawab di Balaikota Bandungh, Selasa (18/1/2022).

Dikakan Yayan, pelanggaran itu mengacu pada Perda Nomor 9 Tahun 2019 tentang Ketertiban Umum, Ketenteraman, dan Perlindungan Masyarakat.

Baca Juga: bjb Dukung Penegembangan UMKM Bali,Melalui Program bjb Mesra

“Perda itu, seperti yang telah dilakukan kepada seorang pelaku vandalisme di area Babakan Siliwangi belum lama ini. Video pelaku vandalisme tersebut ditayangkan di media sosial Diskominfo Bandung,” katanya. 

Begitupula tangkapan layar videonya dijadikan spanduk dan dipajang di kawasan vandalisme. Sanksi sosial yang diberikan kepada Vandalisme itu, suapaya efek jeranya lebih besar daripada sanksi uang. Tindakan yang diambil Pemkot Bandung, merupakan upaya memaksimalkan fasilitas kamera pengawas (CCTV) yang ada di Kota Bandung.

“Untuk itu kami mengimbau masyarakat supaya jangan ragu melapor ke 112 apabila terjadi kasus kegawat daruratan di Kota Bandung. Upaya diminta laporan ini, dalam memastikan ketertiban umum dan kenyamanan bagi masyarakat diwujudkan dalam bentuk kolaborasi dengan Kepolisian,” tuturnya.

Baca Juga: Kejuaran Adventur Aff-road, Asep ML Offroader Jabar Naik Podium Utama

Pada kesempatan yang sama, Humas Polrestabes Bandung Kompol Rahayu Mustikaningsih menegaskan, penindakan terhadap pelanggaran di Kota Bandung tidak hanya dilihat dari tingkat viralnya suatu kejahatan. “Ada istilah no viral no justice belakangan ini. Padahal tidak demikian. 60 persen kasus kejahatan berhasil kami tindaklanjuti, dan tidak semuanya kami viralkan,” terang Rahayu.

Pihaknya juga menegaskan, semua jenis aduan baik itu yang viral maupun tidak, semuanya ditindaklanjuti oleh pihak Kepolisian. Oleh karenanya, ia mengimbau masyarakat supaya jangan ragu melapor kelayanan kontak 110 bagi masyarakat yang ingin mengadukan pelanggaran terkait dengan ketertiban umum atau yang bersifat kejahatan.

Halaman:

Editor: Yayat Tahyan Supiat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Malam Takbiran, Kota Bandung Aman dan Kondusif

Selasa, 3 Mei 2022 | 07:16 WIB

PWI Merasa Kehilangan, Sosok Mang Oded yang Bersahaja

Sabtu, 11 Desember 2021 | 05:52 WIB
X