• Senin, 23 Mei 2022

Dinkes Bandung, Waspada dan Jangan Panik Adanya Hepatitis Akut

- Kamis, 12 Mei 2022 | 08:58 WIB
Kepala Dinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara, menerima penghargaan dari Diskominfo pada kegiatan Bandung Menjawab, Rabu (11/5/2022)./Foto : Dok Humas Pemkot Bandung.
Kepala Dinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara, menerima penghargaan dari Diskominfo pada kegiatan Bandung Menjawab, Rabu (11/5/2022)./Foto : Dok Humas Pemkot Bandung.

BANDUNG, FORMAS.CO.ID - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, terkait merebaknya penyakit Hepatitis akut masyarakat tetap waspada akan munculnya penyakit hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya.

“Meski demikian, kasus itu tidak terjadi di Kota Bandung. Kewaspadaan bukan berarti kepanikan yang berlebihan. Sekali lagi ini bukan panik, tapi waspada,” ujarnya pada kegiatan Bandung Menjawab, Rabu (11/5/2022).

Dikatakan Ahyani, sebagaimana yang di sampaikan WHO (World Health Organization) itu tugasnya memberi peringatan (warning) kepada negara-negara di dunia. Untuk diketahui, gejala hepatitis akut yang tidak diketahui penyebabnya ini mirip seperti hepatitis biasa.

Baca Juga: FOPI Kota Cimahi, Akan Gelar Kejuaraan Petangue Walikota Cup Cimahi 2022

“Namun, ada perbedaan yang cukup krusial yakni penurunan kesadaran hingga kejang. Bila mengalami gelala seperti itu, langsung bawa ke fasilitas kesehatan (faskes). Jangan menunggu sampai kuning," pesannya.

Untuk mengantisipasinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sudah menyiapkan langkah antisipasi terkait munculnya penyakit ini. Secara teknis, ada tiga upaya antisipasi mulai dari edukasi kepada masyarakat, menyiapkan tata laksana penanganan, serta mempersiapkan pelacakan.

“Edukasi yang dimaksud meliputi dugaan penyebaran dan upaya mencegah terjadinya penyebaran. Terkait tata laksana penanganan dan upaya pelacakan, untuk memastikan hal ini menjadi bagian dari upaya pencegahan,” katanya.

Baca Juga: Bupati Ciamis Hadiri Halal Bihala,yang di Gelar Pemprov Jabar

Lebih lanujut Ahyana menyatakan, yang dimaksud tata laksana diperlukan agar nantinya faskes di Kota Bandung tidak gagap saat menghadapi kejadian ini. Begitu juga dengan pelacakan. Semuanya di sosialisasikan kepada faskes dan masyarakat.

Merujuk berbagai referensi, Ahyani menyebut hepatitis akut yang tidak dikenal penyebabnya ini berpotensi menular lewat sesuatu yang masuk ke dalam mulut. Maka itu, ia meminta masyarakat untuk menjaga perilaku konsumsi makanan.

Halaman:

Editor: Yayat Tahyan Supiat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Malam Takbiran, Kota Bandung Aman dan Kondusif

Selasa, 3 Mei 2022 | 07:16 WIB

PWI Merasa Kehilangan, Sosok Mang Oded yang Bersahaja

Sabtu, 11 Desember 2021 | 05:52 WIB
X