• Sabtu, 22 Januari 2022

Ketua DPW PSI Jabar, Apresiasi Tiga Anggota Dewan Walk Out Saat Paripurna

- Senin, 29 November 2021 | 23:26 WIB
Para anggota DPRD Kota Bandung dari PSI.(Foto : Dok PSI Jabar)
Para anggota DPRD Kota Bandung dari PSI.(Foto : Dok PSI Jabar)

BANDUNG, FORMAS.CO.ID- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat, mengapresiasi walk out yang dilakukan tiga anggota DPRD Kota Bandung. Yakni, Christian Julianto, Erick Darmajaya dan Yoel Yosaphat.

Awal dari walk out yang mereka lakukan, karena Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dinilai tidak pro rakyat. Kebijakannya, dari tahun ke tahun sepertinya tidak memikirkan kepentingan rakyat. Seperti, musim penghujan sekarang ini, masih terlihat banjir dimana mana.

Ketua PSI DPW Jawa Barat ,Marshall Chandra mengatakan, atas sikap yang di ambil tiga anggota Dewan dari PSI ini, DPW PSI Jawa Barat sangat mengapresiasi.

Baca Juga: Ratusan Masyarakat Tergabung Dalam Forum Masyarakat Tanjungjaya Bersatu, Melakukan Aksi Audensi

“Sikap ini juga, harus menjadi contoh anggota DPRD dari PSI, dimanapun berada,” ujarnya kepada wartawan Formas.co.id, saat diminta tanggapannya, di kantornya, Senin (29/11/2021)

Dikatakan Marshall, sejalan dengan itu juga DPW PSI Jawa Barat, menilai kebijakan Pemkot Bandung yang saat ini walikotanya Oded M Danial sudah beberapa tahun menjabat sepertinya tidak ada perubahan yang signifikan.

“Hal itu, terlihat pengajuan dari RAPBD 2022 yang masih itu itu aja. Padahal saat ini musim penghujan, daerah yang biasa tidak banjir, kali ini menjadi kebanjiran, seperti jalan Sukabumi Kota Bandung,” tuturnya.

Baca Juga: Wakil Bupati Tasikmalaya H.Cecep Nurul Yakin Pimpin Upacara, HUT KORPRI Ke-50

Selain itu juga, jalan di Kota Bandung, masih banyak jalan jalan yang berlubang. Kondisi itu, sudah dirasakan warga Bandung dan sangat memprihatinkan.

Lebih lanjut Marshall menyatakan, sebagaimana yang disampaikan Kepala Dinas PU Kota Bandung Didi Ruswandi, dalam tiga tahun terakhir ini alokasi pemantapan jalan hanya di kisaran Rp. 50 Miliar per tahun.

Halaman:

Editor: Yayat Tahyan Supiat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X