• Senin, 23 Mei 2022

Sekolah di Cimahi, Saat Libur Panjang Nataru Tetap Dilaksanakan

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:45 WIB
Kepala Disdik Kota Cimahi, Harjono (Foto : Dok Humas Pemkot Cimahi)
Kepala Disdik Kota Cimahi, Harjono (Foto : Dok Humas Pemkot Cimahi)

CIMAHI, FORMAS.CO.ID- Belum juga usai Pandemi Covid-19 di Negeri ini, kini sudah ada ancaman varian baru Omicron. Untuk itu, masyarakat harus mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus ditengah mobilitas pada libur panjang natal dan tahun baru 2022 (Nataru)

Untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus pandemi Covid-19 dan acaman varian baru Omicron. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi juga, dalam liburan semester sekolah di Kota Cimahi bakal digeser.

Kepala Disdik Kota Cimahi, Harjono mengatakan, Dinas Pendidikan Kota Cimahi tak ingin anak sekolah liburan keluar daerah saat Nataru. Maka itu, libur semester akan dilakukan usai pembagian raport pada 23 Desember 2021.

Baca Juga: Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto Melantik Pejabat Pimpinan Pratama dan Pejabat Administrator

Namun rencana itu ditunda hingga awal Januari mendatang sehingga libur sekolah tidak berbarengan dengan libur Natal dan Tahun Baru. Libur sekolah, pembagian rapot, diundurkan yang semula rencana tanggal 23 Desember menjadi tanggal 6 Januari 2022," ujarnya, Sabtu (4/12/2021).

Dikatakan Harjono, maka itu dengan skema tersebut, akhir Desember yang biasanya merupakan jadwal libur bagi anak sekolah akan tetap dilaksanakan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Sementara libur semester akan digeser menjadi awal Januari 2022.

Kemudian pada Desember 2021, anak- anak masih tetap bersekolah, dan kemungkinan ulangan akan diadakan pada masa libur Natal dan Tahun Baru. Kebijakan menggeser waktu libur semester itu dikecualikan bagi sekolah keagamaan yang memang akan merayakan Natal Tahun 2021.

Baca Juga: Pengurus Baru PWI Kabupaten Bogor, Dapat Ucapan Langsung Ketua DKKB

Lebih lanjut Harjono menyatakan, kebijakan itu dibuat itu adalah dalam rangka mencegah anak agar tidak bepergian ke luar daerah saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dan memininalisir mobilitas yang bisa memicu terjadinya penularan Covid-19.

“Apalagi saat ini kasus Covid-19 ditemukan di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tercatat ada 30 guru dan siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka tersebar di 22 SD dan SMP di Kota Cimahi. Makanya, di Nataru perlu diantisipasi terjadinya lonjakan Covid-19,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Yayat Tahyan Supiat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X