• Senin, 23 Mei 2022

Tingkat PTM 100 Persen, Disdik Kota Bandung Terus Berkolaborasi Dengan Dinkes

- Rabu, 12 Januari 2022 | 22:24 WIB
Para siswa SD di Kota Bandung, saat melaksanakan sekolah PTM 100 persen dengan disiplin prokes, Selasa (11/1/2022)./Foto : Dok Humas Pemkot Bandung.
Para siswa SD di Kota Bandung, saat melaksanakan sekolah PTM 100 persen dengan disiplin prokes, Selasa (11/1/2022)./Foto : Dok Humas Pemkot Bandung.

BANDUNG, FORMAS.CO.ID- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung dengan  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, berkolaborasi untuk meningkatkan sekolah Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen tetapi tetap dengan di siplin Protokol kesehatan (Prokes).

Kepala Disdik Kota Bandung Hikmat Ginanjar mengatakan, setelah 330 sekolah di Kota Bandung dapat  menjalankan PTM 100 persen, Disdik Kota akan terus meningkatkan jumlah sekolah dengan menggelar PTM.

"Sebanyak 1.677 sekolah akan kami beri kesempatan untuk mengisi daftar periksa kembali dan akan dimonitoring evaluasi oleh tim terpadu dari satuan pendidikan juga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait," ujarnya pada kegiatan Bandung Menjawab, Selasa (11/1/2022).

Baca Juga: Bupati Subang Kang Jimat, Minta Kades yang Dilantik Jalankan Tugas Sesuai Regulasi

Dikatakan Hikmat, dalam sekolah PTM 100 persen ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan supaya bisa dirasakan oleh semua siswa di Kota Bandung. Salah satunya dengan keterlibatan dari semua lapisan warga sekolah untuk menegakkan dispilin Prokes.

“Setiap individu warga sekolah harus disiplin patuhi Prokes. Bukan hanya siswa sekolah, tapi juga guru, kepala sekolah, bahkan sampai pada orang tua dan masyarakat juga harus disiplin," ucap Hikmat.

Lebih lanjut Hikmat menambahkan, jika dari aspek kesehatan telah mumpuni dan memenuhi persyaratan, maka jumlah sekolah yang bisa melakukan PTM 100 persen bisa lebih banyak.

Baca Juga: IPSI Jabar Adakan Musrop, H.Phinera Wijaya, SE, Kembali Terpilih Jadi Ketua

Tentunya agar PTM 100 persen ini bisa berjalan dengan baik, Hikmat brharap, perlu adanya kolaborasi juga dengan SKPD lain, salah satunya dengan Dinkes Kota Bandung.

“Di sekolah-sekolah ini ada Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Kita akan manfaatkan UKS ini untuk bisa bergerak cepat jika ada gejala Covid-19, termasuk varian terbaru Omicron. UKS ini akan berkolaborasi dengan tim Dinkes, “imbuh Hikmat.

Halaman:

Editor: Yayat Tahyan Supiat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X