• Senin, 23 Mei 2022

Pansus 1 DPRD, Soroti Capaian Program Dinas KUKM dan Disnaker

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 11:54 WIB
Pansus 1 DPRD Kota Bandung, saat menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi dan UKM, Disdukcapil, dan Disnaker, pembahasan realisasi kinerja kegiatan TA. 2021, di Ruang Bamus DPRD Kota Bandung, Rabu (11/5/2022)./Foto: Ariel.
Pansus 1 DPRD Kota Bandung, saat menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi dan UKM, Disdukcapil, dan Disnaker, pembahasan realisasi kinerja kegiatan TA. 2021, di Ruang Bamus DPRD Kota Bandung, Rabu (11/5/2022)./Foto: Ariel.

BANDUNG, FORMAS.CO.ID – Panita khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), dan Dinas Tenaga Kerja (Disnake) Kota Bandung.

Agenda rapat kerja, membahasan realisasi kinerja kegiatan Tahun Anggara (TA) 2021, di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu (11/5/2022).

Rapat dipimpin Ketua Pansus 1, Ferry Cahyadi Rismafury, SH, dan dihadiri  Wakil Ketua Pansus 1, Drs. Riana, serta para anggota Pansus 1, yaitu H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si; Drs. Heri Hermawan, M.Pd; Hj. Salmiah Rambe, S.Pd, M.Sos; Hj. Nenden Sukaesih, SE; Iman Lestariyono, S.Si; Hasan Faozi, S.Pd; dan H. Riantono, ST., M.Si.

Baca Juga: Pansus 5 DPRD, Sanksi Pengendalian Penyakit Menular Harus Berkeadilan

Ketua Pansus 1 DPRD Kota Bandung, Ferry Cahyadi Rismafury mendorong agar efektifitas dan kebermanfaatan dari keberadaan koperasi agar lebih maksimal dan dapat dirasakan oleh masyarakat luas secara optimal.

“Keberadaan koperasi di Kota Bandung harus bisa lebih dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat. Sebab, koperasi saat ini cukup banyak, sehingga membiaskan informasi bagi masyarakat mana yang masih aktif dan di bawah pemerintahan, dan yang tidak. Maka keberadaannya harus disosialisasikan kepada publik," ujarnya.

Wakil ketua Pansus 1 DPRD Kota Bandung, Riana menuturkan dampak keberadaan koperasi di masyarakat kurang optimal. Bahkan, target program 30 koperasi di seluruh Kecamatan di Kota Bandung belum terlihat realisasinya.

Diperlukan adanya evaluasi secara keseluruhan untuk memperbaiki perencanaan dan target program dari Dinas Koperasi dan UKM ke depan.

Baca Juga: HMI Ciamis Gelar Konfercab dan Muskohcab,di Buka Bupati

“Program-program yang disusun Dinas Koperasi dan UKM hingga saat ini belum memberikan daya tarik bagi masyarakat untuk bergabung sebagai anggotanya. Ini manakah yang salah programnya atau sosialisasinya yang tidak berjalan? Karena fakta di lapangan, tidak mungkin ada barang atau program bagus tapi masyarakat tidak tertarik," ujarnya.

Halaman:

Editor: Yayat Tahyan Supiat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X