• Senin, 23 Mei 2022

Pansus 1 DPRD, Pertayakan Soal Sekolah Santri di DPMPTSI Hanya 85 Anak

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 13:36 WIB
Pansus 1 DPRD Kota Bandung bersama Disbudpar, Distamkan dan DPMPTSP Kota Bandung, saat melaksanakan rapat kerja membahas realisasi Kinerja T.A 2021, di Ruang Bamus, Rabu (11/5/2022)./Foto: Dani.
Pansus 1 DPRD Kota Bandung bersama Disbudpar, Distamkan dan DPMPTSP Kota Bandung, saat melaksanakan rapat kerja membahas realisasi Kinerja T.A 2021, di Ruang Bamus, Rabu (11/5/2022)./Foto: Dani.

BANDUNG, FORMAS.CO.ID- Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Bandung, bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Distamkan), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintun (DPMPTSP) Kota Bandung.

Ketiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bandung ini, melaksanakan rapat kerja untuk membahas realisasi Kinerja Tahun Anggara (T.A) 2021, di Ruang Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Bandung, Rabu (11/5/2022).

Rapat kerja dipimpin Ketua Pansus 1 DPRD Kota Bandung, Ferry Cahyadi Rismafurry, S.H., dan dihadiri Wakil Ketua Pansus 1, Drs. Riana, serta para anggota Pansus 1, yaitu Drs. Heri Hermawan, M.Pd; Hj. Salmiah Rambe, S.Pd, M.Sos; Hj. Nenden Sukaesih, SE; Hasan Faozi, S.Pd; H. Sandi Muharam, SE; dan Folmer S.M. Silalahi, ST.

Baca Juga: Komisi C DPRD Tinjau GBLA, Buat Ajang Laga Persib Bandung di Liga 1

Ketua Pansus 1, Ferry Cahyadi Rismafury meminta agar Dinas dapat secara jelas menunjukkan manfaat yang didapatkan oleh masyarakat dari realisasi program-program kerja yang dilaksnakan tersebut.

“Artinya, ini menjadi salah satu PR bagi dinas untuk bisa memaksimalkan sehingga ada manfaat dari anggaran yang sudah direalisasikan oleh dinas. Manfaatnya untuk masyarakat apa. Itu yang harus jadi patokan,” ujarnya.

Hal ini juga sejalan dengan anggota Pansus 1 DPRD Kota Bandung, Heri Hermawan yang menyatakan bahwa tujuan yang ingin dicapai dari program kerja harus jelas sehingga anggaran dapat dimanfaatkan dengan baik.

Baca Juga: Pansus 1 DPRD, Soroti Capaian Program Dinas KUKM dan Disnaker

Heri pun menyoroti salah satu program kerja dari DPMPTS perihal jumlah anak sekolah dan santri yang mengikuti pelatihan, yaitu hanya sebanyak 85 anak saja.

“Dari sekian banyak anak sekolah dan santri, kenapa hanya 85 orang. Jangan hanya menghabiskan anggaran saja. Program ini harus ada outcome yang ingin dicapai, bukan hanya memang butuh riset keluar dana,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Yayat Tahyan Supiat

Tags

Terkini

X