• Senin, 8 Agustus 2022

Ruang Kelas Sekolah yang Rusak di Kabupaten Tasik Masih Banyak, Ini Penjelasan Sekdis Disdikbud

- Kamis, 23 Juni 2022 | 18:45 WIB
Opan Sopian S.Pd, M.Pd,M.SI.,Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya,saat di temui dikantornya, Selasa (21/6/2022).(Foto.Anton/Formas.co.id)
Opan Sopian S.Pd, M.Pd,M.SI.,Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya,saat di temui dikantornya, Selasa (21/6/2022).(Foto.Anton/Formas.co.id)

TASIKMALAYA,FORMAS.CO.ID-Jumlah ruang kelas sekolah rusak yang ada di Kabupaten Tasikmalaya,sampai saat ini sudah mencapai seribu lebih ruang kelas. Karena data sekolah rusak setiap tahunnya terus bertambah.

"Datanya terus berubah, yang kemarin belum rusak sekarang jadi rusak. Meskipun ada yang diperbaiki tahun ini.Tetapi jumlahnya bertambah,"ujar Opan Sopian S.Pd, M.Pd,M.SI.,Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya,saat di temui dikantornya, Selasa (21/6/2022).

Opan Sopian mengatakan,untuk Sekolah Dasar (SD) sebanyak 1.091 ruang kelas dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 286 ruang kelas. "Rencananya akan di perbaiki secara bertahap,”ucapnya.

Baca Juga: Pemkab Ciamis, Apresiasi GMD Dalam Mencerdaskan Masyarakat

"Hampir setiap tahunnya ada perbaikan ruang kelas sekolah. Baik itu yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) maupun dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Jadi perbaikannya disesuaikan dengan upaya yang disampaikan oleh para kepala sekolah,"tambahnya.

Menurutnya,dengan cara kepala sekolah melakukan permohonan untuk penghitungan tingkat kerusakan ruang kelas.

"Kemudian disampaikan Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, selanjutnya diteruskan ke Dinas PUPR, untuk dihitung tingkat kerusakannya,"terangnya.

Baca Juga: Dalam Rangka Hari Jadi Ciamis Ke- 380, Bupati Ciamis Buka Event Kejuaraan Tenis Lapangan

Opan menyebutkan, misal kalau ada 6 lokal (ruang kelas) berapa yang rusak dengan persentase kerusakannya berapa. Dari situ dokumen hasil penghitungannya di-upload ke Data Poko Pendidik (Dapodik), kemudian kelas mana saja yang akan diperbaiki.

Pihak sekolah bisa mengajukan prioritas mana saja yang harus segera diperbaik asalnya kuotanya masih mencukupi.

Halaman:

Editor: Ade Anton Sulistyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X