• Minggu, 26 Juni 2022

Polres Ciamis dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar, olah TKP Kecelakaan di Panumbangan

- Senin, 23 Mei 2022 | 17:46 WIB
Kapolres Ciamis AKBP Tony Peasetyo Yudhangkoro, SH., S.I.K., M.T., dan Tim Asistensi AKBP Wawan.(Foto.Dok.Humas Polres Ciamis)
Kapolres Ciamis AKBP Tony Peasetyo Yudhangkoro, SH., S.I.K., M.T., dan Tim Asistensi AKBP Wawan.(Foto.Dok.Humas Polres Ciamis)

CIAMIS,FORMAS.CO.ID-Polres Ciamis dibantu tim asistensi Direktorat lalu lintas Polda Jabar melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) laka lantas di wilayah Jalan Payungsari, tepatnya di sekitar Dusun Paripurna, Desa Payungsari, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Minggu, 22 Mei 2022, pagi.

Olah TKP tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ciamis AKBP Tony Peasetyo Yudhangkoro, SH., S.I.K., M.T., dan Tim Asistensi AKBP Wawan. Selain itu, Polres Ciamis juga mengerahkan sejumlah personel Sat Lantas dan Polsek Panumbangan dalam melakukan olah TKP dan Evakuasi bangkai kendaraan.

"Setelah dilakukan olah TKP, bangkai dari Bus kami evakuasi. Itu perkembangan sementara," tutur Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, SH., S.I.K., M.T., Senin (23/5/2022).

Baca Juga: Kapolres Banjar Pimpin Apel Pagi Jam Pimpinan

Terkait supir dan kondektur Bus Pariwisata, Kapolres Ciamis menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Perusahaan PO Pandaw. Perusahaan membantu dan menjamin agar supir dibawa ke Polres Ciamis.

"Kami sudah mendeteksi keberadaan supir hasil komunikasi dari pihak perusahaan. Disampaikan pada saat setelah dari kejadian ada kekhawatiran dari supir akan di massa sehingga dia (supir) meninggalkan TKP," kata AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro.

"Tetapi yang jelas ada jaminan dari pihak perusahaan untuk menghadirkan dan dalam waktu dekat akan kita hadirkan," tambah Kapolres Ciamis.

Baca Juga: Kabid Humas Polda Jabar Rilis Kasus Pembunuhan, Pelaku Mantan Suami Korban Asal Pakistan

Terkait faktor terjadi kecelakaan, Kapolres Ciamis menuturkan bahwa tentu saja nanti melalui proses penyelidikan. Sementara dugaan awal rem blong, tetapi belom bisa dipastikan.

"Dugaan awal rem blong, tetapi belom bisa kami pastikan. Tentu saja kami padakan dengan petunjuk-petunjuk lain, kesaksian para saksi maupun petunjuk di TKP. Seperti ada tidaknya bekas rem nanti kita padakan. Melalui prosesi gelar baru nanti kami simpulkan," tutur AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro.

Halaman:

Editor: Ade Anton Sulistyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X