• Senin, 8 Agustus 2022

Memasuki Bulan Mulud Masyarakat Dusun Karang Jetak, Melakukan Tradisi Ngikis Dan Pencucian Benda Pusaka

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:04 WIB
Kuncen Situs Joglo sedang melakukan ritual memandikan benda pusaka. Di saksikan oleh Sekda Ciamis , Camat ,Kepala Desa , Tokoh agama dan masyarakat setempat.foto: Anton.
Kuncen Situs Joglo sedang melakukan ritual memandikan benda pusaka. Di saksikan oleh Sekda Ciamis , Camat ,Kepala Desa , Tokoh agama dan masyarakat setempat.foto: Anton.

CIAMIS.FORMAS.CO.ID- Setiap memasuki bulan Robbiul Awal (Mulud) masyarakat Dusun Karang Jetak Desa Ciparay Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis, melakukan tradisi atau ritual ngikis dan pencucian benda pusaka ,dilingkungan cagar budaya Situs Joglo.

Pelaksanaan tradisi tersebut diawali dengan , tawasul akbar, dzikir dan mendo’akan arwah leluhur yakni Kiyai Mangun Tapa Wijaya Kusumah beserta para pengikutnya di joglo Makam / Petilasan dan dilanjutkan dengan mencuci benda pusaka di rumah juru kunci situs tersebut.

Sekda Ciamis H. Tatang, mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan budaya yang dilakukan secara rutin setiap tahun oleh masyarakat Dusun Jetak Kecamatan Cidolog .

Baca Juga: Kabar Gembira Bagi Santri Indonesia , link gratis download logo HPN 2021

 "Apresiasi yang setinggi- tingginya bagi masyarakat. Tradisi ini sebagai edukasi dan pembelajaran bagi kita bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa leluhurnya, " ujar H. Tatang , kepada wartawan usai kegiatan ,Kamis (21/10/2021).

Dikatakan Tatang , tradisi dan benda pusaka hanya sebatas kebudayaan saja, yang lebih penting adalah masyarakat harus dapat meniru jejak langkah dan suri tauladan para leluhurnya.

"Jangan sampai masyarakat salah kaprah mengenai tradisi budaya, apalagi menimbulkan syirik, pelihara budayanya dan tiru jejak langkah dan suri tauladan nya, " terangnya.

Baca Juga: PCNU Kabupaten Ciamis Akan Gelar Pelantikan, Bupati Ciamis Menitipkan Pelaksananya Prokes Di Perketat

Lebih lanjut Tatang menyatakan,
peninggalan benda pusaka yang terdapat di situs tersebut yaitu , sebuah tongkat kayu( Teteken), timbangan dari kuningan, dua buah lempengan kuningan berisi pesan dengan hurup Arab, dua buah Bokor (semacam tempurung), gelang/kalung rantai dari kuningan plus krincingan (gengge) yang disimpan di sebuah musium kecil dan sederhana didekat pemukiman dengan alasan keamanan", ungkapnya.

Sementara itu, juru kunci situs Ajum mengungkapkan, situs keramat joglo memiliki luas lebih kurang 4 Ha dan merupakan hutan lindung yang terdapat makam/ petilasan leluhur dan penyebar agama Islam.

Halaman:

Editor: Ade Anton Sulistyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X