• Senin, 23 Mei 2022

Kota Bandung Surganya Kuliner, Banyak di Kunjungi Wisatawan

- Sabtu, 6 November 2021 | 14:02 WIB
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, saat meresmikan  Perda KTR,  di Pendopo Kota Bandung, Jumat (5/11/2021)./Foto : Dok Humas Kota Bandung.
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, saat meresmikan Perda KTR, di Pendopo Kota Bandung, Jumat (5/11/2021)./Foto : Dok Humas Kota Bandung.

BANDUNG, FORMAS.CO.ID- Berbagai kuliner yang menggoda lidah, dapat dengan mudah ditemukan hingga pelosok kota, mulai sarapan tradisional seperti kupat tahu, hingga surabi yang terbuat dari tepung beras dengan kuah gula merah.

Sepertinya bagi warga Kota Bandung, khsusnya pelaku usaha tak pernah berhenti berusaha menciptakan kota surga masakan nikmat dan sehat bagi semua orang. Diantaranya, berusaha membuat Kota Bandung bebas dari asap rokok.

Menurut Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, namun sangat di sayangkan berbagai kuliner yanag dinikmati warga sebagai surganya kuliner harus berhenti karena adanya pandemi Covid-19.

Baca Juga: Partai Politik Mitra Pemerintah, Dalam Menjalankan Pembangunan

“Kondisi ini terjadi, di seluruh dunia dan berdampak negatif terhadap laju industri makanan di Bandung,” ujar Oded M Danial di Pendopo Kota Bandung, Jumat (5/11/2021).

Dikatakan Oded, terkait dengan masalah rokok, pihaknya sejak beberapa tahun terakhir terus mendorong terbitnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (Perda KTR).

"Kerja keras itu, akhirnya berbuah manis, Perda KTR Kota Bandung terbit pada awal tahun 2021,” tuturnya.

Baca Juga: Satu Toko Oderdil Tasikmalaya , Di Bobol Maling

Oded mengatakan, Bandung adalah kota yang sarat dengan sejarah, seni, dan iklim yang sejuk.

Karena Bandung, sebagai faktor utama menjadikan tempat tujuan wisata favorit bagi penduduk Jakarta khususnya dan Indonesia umumnya. Bahkan banyak juga wisatawan Asia Tenggara.

“Adanya Perda KTR ini, tentu akan meningkatkan kualitas Kota Bandung dan menjadikannya semakin nyaman untuk dikunjungi serta disinggahi para wisatawan dimanapun,” tambah Oded.

Halaman:

Editor: Yayat Tahyan Supiat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X