• Sabtu, 22 Januari 2022

5 Pesan Rahasia Anton Charliyan Kunci Bagi Para Panglima Baranusa Pajajaran , Keraton Kanoman Cirebon

- Rabu, 1 Desember 2021 | 08:30 WIB
Anton Charliyan Mantan Kapolda jabar yang sekarang lebih dikenal sebagai Abah Anton, Tokoh Penggiat Budaya dan Sejarah Sunda , selaku Majelis Dewan Pembina Baranusa ( Barisan Raja Nusantara ) Pajajaran jawa Barat , dalam Prosesi pelantikan para panglima Baranusa Kabupaten dan Kota se Jawa barat di Keraton Kanoman Cirebon.( Foto.Anton/Formas)
Anton Charliyan Mantan Kapolda jabar yang sekarang lebih dikenal sebagai Abah Anton, Tokoh Penggiat Budaya dan Sejarah Sunda , selaku Majelis Dewan Pembina Baranusa ( Barisan Raja Nusantara ) Pajajaran jawa Barat , dalam Prosesi pelantikan para panglima Baranusa Kabupaten dan Kota se Jawa barat di Keraton Kanoman Cirebon.( Foto.Anton/Formas)

CIREBON.FORMAS.CO.ID- Keraton Kanoman pada November 2021, Anton Charliyan Mantan Kapolda jabar yang sekarang lebih dikenal sebagai Abah Anton, Tokoh Penggiat Budaya dan Sejarah Sunda , Selaku Majelis Dewan Pembina Baranusa ( Barisan Raja Nusantara ) Pajajaran jawa Barat , dalam Prosesi pelantikan para panglima Baranusa Kabupaten dan kota se jawa barat di Keraton Kanoman Cirebon.

Memberikan Pesan pesan , amanat rahasia khusus, yang diambil dari Naskah Lontar Amanat Galunggung dan Prasasti Kawali Astana Gede Ciamis.

Adapun pesan pesan rahasia tersebut berisi adalah : Agar Para Panglima Kab dan Kota dalam melaksanakan Kepemimpinanya Wajib mempedomani dan melaksanakan hal2 sbb :

Baca Juga: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya Hadir Dalam Milangkala Desa Selamanik Kecamatan Cipaku Ke-38

1. Perhatikan dengan sungguh sungguh amanat Galunggung yang berbunyi : Jaga ieu Kabuyutan Ulah tepi ka Dikuasai ku Asing , lamun Rajaputra teu bisa ngajaga ieu Kabuyutan, rajaputra leuwih hina ti Batan Lasun/ Bangke Nu aya di Jariyan.

" ( jaga ini Kabuyutan, Tempat suci , suatu Wilayah Kawasan tertentu, Tanah air, jangan sampai dikuasai orang asing, jika kita putra putri sebagai pewarisnya tidak bisa Menjaga dan Mempertahankanya , Lebih Hina derajatnya dari seekor Bangkai yang ada di tempat sampah ).

Dari sini tersirat, bahwa dari Naskah sunda lah pertama kali lahir salah satu konsepsi Nasionalisme dan Cinta Tanah air.

Sehingga dengan demikian berbicara tentang Nasionalisme dan Cinta Tanah air, manusia Sunda harus Berada di baisan yang paling depan, apabila ada manusia sunda yang punya Iedologi lain , dan ingin keluar dari bingkai NKRI , Pancasila, UUD 45, dan Bhineka Tunggal ika, itu artinya penghianat dan bukan sebagi manusia sunda lagi.

Baca Juga: Forum Dosen SBM ITB, Petisikan Pemberhentian Wakil Rektor Muhamad Abduh

2.Harus hormat Kepada orang tua, dan orang yang dituakan terutama kepada para pemimpin dan teramat khusus kepada para leluhur dan para pendahulu pendahuluan kita, yang sudah mampu membangun peradaban sunda nusantara ini sangat luhur , karena ciri ciri budaya yang pradabanya tinggi adalah sebuah budaya yang mampu menghormati para leluhur nya .

Sebagaimana tersirat dalam amanat Galunggung berikut ini ; Hana nguni Hana Mangke tan hana nguni tan hana mangke, hana tunggak hana catang tan hana tunggak hana catang, mo aya ayeuna hanteu mo baheula, Hanteu mo ayeuna mo aya baheula.

Halaman:

Editor: Ade Anton Sulistyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X